Ciri ciri agama
hindu budha
1. Ajaran Agama Hindu
Sisetem kepercayaannya bersifat politeisme yaitu memuja banyak dewa,
terutama memuja :
a. Dewa Brahmana
(pencipta alam)
Dilukiskan dengan berkepala empat yang
melihat kesegenap penjuru. Ini merupakan suatu kias yang menyatakan
kebijaksanaan. Kendaraannya adalah burung Hansa. Istrinya bernama Sarasvati
yaitu dewi kesenian.
b. Dewa Wishnu
(Pemelihara Alam)
Diwujudkan sebagai dewa penyayang, sebagai
penolong untuk menjaga dan menyelamatkan seluruh alam. Wisnu sering dilukiskan
senantiasa berbaring diatas tempat tidurnya yaitu berupa seekor ular bernama
Aranta yang berkepala seribu buah. Kendaraannya adalah burung Garuda. Istrinya
bernama Lakhsmi yaitu dewi pemberi sumber kehidupan. Di Indonesia dikenal
sebagai dewi Shri sebagai dewi kesuburan atau dewi padi.
c. Dewa Syiwa
(perusak/pembinasa alam)
Diwujudkan sebagai dewa dalam bentuk wajah
yang menakutkan yaitu Mahakala dengan tanda-tanda gambar tengkorak.
Kendaraannya adalah Lembu Jantan Nandi. Istrinya bernama Darkati, Durga, Dewi
Uma (memiliki banyak nama). Di Indonesia pada Candi Prambanan, Istri Syiwa
disebut dengan Loro Jonggrang.
- Kitab Suci
agama hindu : weda
- Upacara/hari
besar agama hindu : upacara nyepi
- Penganut agama
hindu : jenazah dibakar dalam upacara ngeben tujuannya agar rohani dan jasmani
terpisah. Hindu percaya bahwa perpaduan Rohani dan jasmani melahirkan kehidupan
Samsara (Sengsoro). Sungai Gangga dianggap keramat dari tempat pembakaran mayat
dan Abunya dihanyutkan ke sungai tersebut. Sehingga leburlah dosa si mati itu.
Kitab Weda agama hindu ada 4 SAMHITA :
- Peg Weda :
Syair pujian terhadap dewa-dewa
- Samo Weda :
nyanyian-nyaian suci
- Yayur Weda :
pujian doa-doa
- Atharwa Weda :
Mantra-mantra gaib yang berisikan sihir (magiz)
Agama
Hindu mengenal pembagian Kasta :
- Kasta Brahmana
: golongan pendeta atau terpelajar. Golongan brahmana keluar dari mulut dewa
Brahma adalah merupakan guru dari rakyat yang menggurui kehidupan masyarakat.
Mereka dianggap sebagai kasta yang tertinggi memuja dewa-dewa dan memimpin
upacara.
- Kasta Ksatria
: golongan bangsawan/golongan prajurit. Golongan kesatria keluar dari tangan,
berarti menjadi golongan pemerintah karena tangan diperlukan untuk meminggul
senjata pada waktu penyerangan dan untuk menangkis serangan-serangan musuh.
Tangan juga untuk menunjuk dan memerintah.
- Kasta Waisya :
Golongan pedagang, seniman, rakyat biasa. Golongan Waisya keluar dari paha atau
perutnya. Karena paha untuk membawa tubuh dari satu tempat ke tempat lain.
Itulah maka golongan waisya menjadi golongan saudagar yang harus berkeliling
dari satu tempat ke tempat orang lain.
- Kasta Sudra :
Golongan budak atau pekerja kasar. Golongan sudra keluar dari telapak kakinya,
karena telapak kaki adalah bagian tubuh yang paling rendah derajatnya. Oleh
karena itu golongan Sudra wajib menjadi pelayan dan budah dari kasta-kasta yang
lain.
2. Agama Budha
- Kitab suci
agama budha : Tripitaka
- Upacara/ hari
besar agama budha : waisyak
Agama
budha dianjuri oleh : Sidharta Gautama seorang putra rama yang bernama
Sudhodana dari kerajaan kapilawastu dan ibunya beranma Maya. Adapun ajaran dari
agama Budha adalah :
- Tidak mengenal
dewa
- Tidak mengenal
pembagian kasta dalam masyarakat
Untuk
dapat segera mencapai kelepasan dari Samsura, orang harus mengikuti 8 kebenaran
yaitu
- Mempunyai
pandangan yang benar atau ajaran
- Mempunyai niat
yang benar atau sikap
- Berbicara yang
benar atau tingkah laku
- Berbuat yang
benar atau perbuatan
- Mempunyai
penghidupan yang benar
- Berusaha yang
benar atau usaha
- Memperhatikan
pada hal-hal yang benar
- Bersemedi yang
benar
Disamping
itu setiap penganut Budha wajib melaksanakan tiga kebaktian (Tri dharma) yaitu
:
- Berbakti
kepada Sang Budha : tokoh yang membawa ajaran Budha
- Berbakti
kepada Dharma : ajaran yang diajarkannya
- Berbakti
kepada Sangglaa : masyarakat pengikutnya
Dalam
perkembangan selanjutnya agama Budha terpecah dalam 2 aliran besar yaitu :
- Budha hinoyena
: kendaraan kecil untuk mencapai nirwana orang harus berusaha pribadi atau
perorangan
- Budha Mahoyana
: Kendaraan besar untuk mencapai nirwana orang harus taat dan patuh kepada
petunjuk-petunjuk pendeta.
Tempat-tempat
suci agama Budha :
- Kapilawastu :
tempat lahirnya
- Bodh Gaya :
menerima wahyu
- Benares/sarrh
: tempat mengajarkan agamanya
- Kusinagara :
tempat jenajahnya dimakamkan
kalau orang tanya apa kepercayaaan agama buddha nak jawab apa??
BalasHapusMakasih ya buat artikelnya sangat membantu :)
BalasHapusToleran mas haziq imran, semua sama2 menuju ke yg mahakuasa. Sebelum melihat orang lain,lihat diri sendiri dulu.. apakah saya sudah melaksanakan kewajiban saya sebagai umat beragsma atau belum..
BalasHapus#nosara
Koreksi ya, hindu itu monoteisme, bukan politeisme
BalasHapusbagaimana anda bisa menjelaskan Hindu tanpa mengerti Hindu ??
BalasHapuspemaparan anda 99,9 % keliru
Tulisan ini lebih merupakan penjelasan Hindu dari kacamata non hindu !!